Batik
- 11 Jan 2016
- 1 menit membaca
Indonesia kaya akan Budaya. Kaya akan warisan leluhur. Salah satunya adalah Batik. Batik banyak ditemukan di beberapa daerah di Indonesia seperti Solo, Jogja, dll. Namun dari sekian Batik di daerah Indonesia, Batik dari Pekalongan adalah salah satu Batik yang mempunyai motif khas dan disukai masyarakat dunia. Motif kain Batik Pekolangan mempunyai nilai histori dan filosofi. Hingga Kota Pekalongan mendapat sebutan sebagai World City of Batik dan Kota Pekalongan diangkat sebagai Kota Kreatif oleh UNESCO.
Batik asli Pekalongan terkenal dengan istilah batik pesisir kaya akan warna. Sehingga batik pesisir terkenal dengan ragam hiasnya yang bersifat naturalis. Motif Batik Pekalongan sangat bebas, dan menarik, beberapa diantaranya mempunyai kesamaan dengan motif batik Yogya atau Solo, di dalam batik pekalongan kita akan sering menjumpai dimana motifnya dimodifikasi dengan variasi warna yang atraktif. Bahkan tidak sedikit kita jumpai pada sehelai kain batik Pekalongan dijumpai hingga 8 warna yang berani, dan kombinasi yang dinamis. Jika dibanding dengan batik pesisir lainnya Batik Pekalongan ini sangat dipengaruhi pendatang keturunan Belanda dan Cina. Motif yang paling populer dan terkenal dari pekalongan adalah motif batik Jlamprang. Berikut ini adalah contoh motif dari Jlamprang.

Batik Pekalongan hingga kini telah banyak dipasarkan di Indonesia yaitu hingga ke daerah luar jawa, diantaranya adalah Sumatera selatan, Sumatera Barat, Minahasa, Makasar, hingga Jambi. Biasanya para pedagang batik di daerah ini memesan motif yang sesuai dengan selera dan adat daerah masing-masing.

Komentar